Teknologi

Penjelasan Samsung Tentang Galaxy S23 Ultra Yang Palsukan Foto Bulan

Awal pekan ini, forum online Reddit digemparkan dengan sebuah unggahan yang mengungkap banyaknya pemrosesan yang diterapkan kamera Samsung Galaxy S23 Ultra dalam mengambil foto bulan. Unggahan tersebut mengungkap bahwa hasil foto bulan kamera Galaxy S23 Ultra bukanlah murni hasil lensa, tapi ada bantuan AI untuk membuatnya tampak bulat sempurna.

Hal inilah yang membuat forum online dan sosial media ramai terkait dugaan Samsung memalsukan foto bulan tangkapan Galaxy S23 Ultra. Menanggapi kegaduhan di forum online Reddit, Samsung memberikan penjelasan detail dan teknis terkait cara kerja pemotretan bulan di Galaxy S23 Ultra.

Dalam penjelasannya, Samsung menggunakan Scene Optimizer, AI Deep Learneing, dan Super Resolution untuk menangkap foto bulan dari kamera Galaxy S23 Ultra. Pengambulan gambar bulan akan aktif ketika pengguna menggunakan Scene Optimizer dan memperbesar gambar di atas 25x.

Kemudian, medin AI Deep Learning perangkat Samsung yang telah dimuat dengan berbagai bentuk dan detail bulan, akan mengenali bulan. Selanjutnya Super Resolution menerapkan pemrosesan multi-frame untuk menyempurnakan gambar bulan. Secara lebih sederhana, berikut gambaran fotografi bulan di kamera Samsung Galaxy S23 Ultra.

Bukan Teknologi Baru

Samsung mengkonfirmasi bahwa teknologi fotografi bulan ini bukanlah hal baru. Samsung pertama kali meluncurkan teknologi ini pada Galaxy S20 Ultra dengan nama ‘100x Space Zoom’. Kemudian, teknologi tersebut terus mendapat perbaikan hingga Galaxy S23 Ultra sekarang.

Samsung bukanlah satu-satunya produsen smartphone yang menggunakan jenis pemrosesan dengan bantuan AI. Secara teknis, foto-foto bulan dari Samsung Galaxy S23 Ultra atau seri yang sebelumnya tidaklah palsu.

Foto tersebut pada realitanya ditangkap oleh lensa Samsung Galaxy S23 Ultra dan disempurnakan dengan AI. Meski pada akhirnya pengguna tidak bisa menikmati hasil foto bulan yang murni dari pemrosesan lensa tanpa bantuan AI.

Baca Juga:  Para Perusahaan Raksasa Teknologi Tak Peduli AI Hancurkan Manusia