BENGKELSASTRA.COM – Dalam beberapa pekan terakhir, ribuan akun Google Bisnis (Google Business Profile) milik hotel dan penginapan di Indonesia dikabarkan telah menjadi sasaran peretasan. Pelaku mengubah informasi penting seperti nomor telepon dan rekening bank, bahkan mengganti harga kamar tanpa sepengetahuan pengelola. Modus ini tidak hanya menyebabkan gangguan operasional, tetapi juga muncul beberapa korban penipuan di berbagai wilayah, seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Dampak Peretasan
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) melaporkan ratusan hotel yang terdampak di berbagai provinsi: 156 hotel di Jawa Tengah, 92 di Jawa Timur, sekitar 120 di Yogyakarta, serta puluhan lainnya di Sumatera Barat, Lampung, Bali, hingga Sulawesi Selatan (jakartaglobe.id). Saat tamu tiba, ternyata tidak ada reservasi—hotel maupun tamu sama-sama mengalami kerugian.
Tindakan Google
Google pun akhirnya memberikan tanggapan resmi. Mereka mengakui adanya gangguan teknis yang memungkinkan perubahan informasi ilegal di akun-akun bisnis tersebut. Sebagai respons, Google:
- Memblokir sementara fitur pengeditan pada kolom informasi yang rentan disalahgunakan.
- Melakukan perbaikan sistem, mencakup pengetatan proses validasi informasi dan pemantauan lebih ketat terhadap edit pengguna publik. Tim internal bekerja siang dan malam untuk memulihkan dan mengantisipasi peristiwa serupa di masa mendatang .
Rekomendasi Keamanan oleh PHRI
PHRI mendesak hotel agar segera:
- Melapor ke polisi, baik di tingkat daerah maupun siber atas peristiwa ini.
- Mengganti kata sandi akun Google Bisnis secara berkala, untuk mencegah pembajakan.
- Melakukan klaim ulang dan verifikasi kepemilikan akun melalui Google My Business Verified, untuk memastikan hanya pemilik sah yang dapat melakukan perubahan.
- Mengedukasi pelanggan agar sebelum melakukan reservasi, verifikasi nomor telepon dan rekening hotel melalui kanal resmi (website, media sosial, nomor darurat hotel).
DPR bahkan angkat bicara. Andreas Hugo Pareira dari Komisi X DPR RI mendesak otoritas berwenang seperti Kemenparekraf, Kominfo, dan kepolisian untuk menindak tegas modus penipuan ini dan menjaga reputasi pariwisata nasional.
Arah Kebijakan dan Peningkatan Sistem
Beberapa pemilik bisnis lokal bahkan mengunggah pengalaman di Reddit, menyebut bahwa setelah melakukan eskalasi dan “blow up” ke forum, Google akhirnya merespons dan membersihkan akun scam yang merugikan.
